Hubungan Perilaku Menggosok Gigi Dan Pola Jajan Anak Dengan Kejadian Karies Gigi
Nama : Dea Kartika
Nim : C1AA18027 (S1 Keperawatan)
Karies gigi merupakan masalah utama kesehatan gigi dan mulut di dunia. Di Negara-negara yang sedang berkembang, prevalensi karies gigi cenderung meningkat sebagai akibat meningkatnya konsumsi gula dan kurangnya pemanfaatan flour. Keterbatasan akses pelayanan kesehatan gigi di negara yang sedang berkembang menyebabkan gigi yang mengalami karies dibiarkan tanpa perawatan atau dicabut untuk sekedar menghilangkan rasa sakit.
Karies gigi adalah penyakit jaringan gigi yang ditandai dengan kerusakan jaringan, dimulai dari permukaan gigi (ceruk, fisura dan daerah interproksimal) meluas ke arah pulpa. Karies gigi dapat dialami oleh setiap orang dan dapat timbul pada satu permukaan gigi atau lebih, serta dapat meluas ke bagian yang lebih dalam dari gigi, misalnya dari email ke dentin atau ke pulpa.
Karies gigi ini banyak terjadi pada anak-anak karena anak-anak cenderung lebih menyukai makanan manis-manis yang bisa menyebabkan terjadinya karies gigi. Anak-anak umumnya senang gula-gula, apabila anak terlalu banyak makan gula-gula dan jarang membersihkannya, maka gigi-giginya banyak yang mengalami karies.
Menggosok gigi adalah membersihkan gigi dari sisa-sisa makanan, bakteri dan plak. Kebiasaan merawat gigi yang baik yaitu dengan menggosok gigi minimal dua kali sehari pada waktu yang tepat dimulai pada pagi hari setelah sarapan dan malam hari sebelum tidur (Potter & Perry, 2005). Menyikat gigi sebelum sarapan akan mengurangi potensi erosi mekanis pada permukaan gigi yang telah demineralisasi, sedangkan menyikat gigi sebelum tidur untuk membersihkan plak karena ketika tidur aliran saliva akan berkurang sehingga efek bufer akan berkurang (Tarigan, 2013).
DAFTAR PUSAKA
Permatasari, I., Andhani, D. (2014) Hubungan perilaku mengogosok dan pola jajan anak dengam kejadian karies gigi pada murid SD Negeri 157 Palembang. Jurnal keperawatan sriwijaya, 1, 39-46
Talibo, R., S., Mulyadi, Bataha, Y. (2016). Hubungan frekuensi komsumsi makanan kariogenik dan kebiasaan mengogosok gigi dengan kejadian karies gigi pada siswa kelas III SDN 1&2 Sonuo. e-journal keperawatan (e-kep), 4, 1-8.
Summini., Amikasari, B., Nurhayati, D. (2014). Hubungan konsumsi makanan manis dengan kejadian karies gigi pada anak prasekolah di TK B RA Muslimat PSM Tegalrejodesa Semen Kecamatan Nguntoronadi Kabupaten Magetan. Jurnal Delima Harapan, 3, 20-27
Decker, T, R., Loveren, C, V. (2003). Sugar and dental caries. The American journal of chinical nutrition, 78
Marinho, V, C., Higgins, J., Logan, S., Sheiham, A. Fluoride toothpastes for preventing denta caries in children and adolescents. (2003)